Selasa, 03 Mei 2011

Cinta Jarak Jauh, Bukan Masalah

Hubungan cinta jarak jauh (long distance relationship) selalu memiliki stigma bahwa hubungan seperti ini tidak akan pernah berlangsung lama. Jika Anda dan pasangan tidak menguatkan hati dan mental, godaan pasti akan datang menghampiri. Anda yang lalu tidak setia dan beralih ke hati yang lain, atau sebaliknya si dia yang bermasalah.

Namun sebenarnya cinta jarak jauh bisa memberikan pembuktian tentang seberapa besar kebesaran dan kekuatan cinta Anda dan pasangan. Jangan berkecil hati dan bersedih, buka mata dan hati dan yakini ini semua akan baik-baik saja.

Komunikasi intens.
Kunci utama mempertahankan hubungan cinta jarak jauh adalah dengan tetap saling menjaga komunikasi yang intens. Terpisah dengan jarak, bukanlah halangan untuk berkomunikasi. Sekarang ini ada yang menjembatani rindu itu. Teknologi komunikasi melalui sms, telepon, chatting, atau e-mail akan sangat membantu. Karena jika sudah cinta, sejauh apapun jaraknya dan seberat apapun ongkos menelepon atau chatting semalaman suntuk demi melepas kangen pun pasti akan dijalani. Jangan pernah menunggu jika memang sudah sangat rindu. Jangan biarkan komunikasi Anda dan dia berjeda hanya karena Anda berdua saling gengsi untuk menghubungi lebih dulu. Sesibuk apapun Anda berdua, usahakan untuk tetap menjalin komunikasi.

Perhatian unik.
Jarak dan waktu yang terpisah bukan berarti Anda dan pasangan tak bisa saling memberikan perhatian. Buatlah dia selalu mengingat Anda. Kiriman e-card bergambar lucu dengan pemanis kata-kata romantis pada pasangan anda merupakan bentuk perhatian unik. Saat menelepon, ucapkan kalimat yang hangat dan menyentuh, ini seperti terapi untuk memberinya ketenangan bahwa Anda selalu memikirkan dan selalu menjadi miliknya meski jarak memisahkan Anda dengannya.

Hindari pertengkaran.
Jangan pernah biarkan masalah menggantung Anda dan pasangan. Segera selesaikan dan akhiri segala ketegangan yang terjadi. Perselisihan dan pertengkaran Anda dan dia hanya akan menjadi batu sandungan bagi hubungan Anda berdua, bahkan bisa menjadi penyebab fatal.

Bersemangatlah, karena Anda pantas bahagia.
Jangan sia-siakan hidup hanya karena dia sangat jauh dan tak bisa tersentuh. Bersemangatlah, karena Anda pantas bahagia. Hidup toh harus terus berjalan, ada atau tanpa dirinya di samping Anda. Segera lakukan segala hal dan kesempatan yang tertunda dulu. Mumpung ada banyak waktu untuk diri Anda sendiri lakukan saja hal-hal menyenangkan seperti mengikuti kelas yoga, menulis atau kursus melukis di hari weekend.

Realistis.
Mulailah belajar untuk memahami dan lebih realistis menghadapi perpisahan sementara ini. Berikan waktu kepada diri Anda dan dirinya untuk beradaptasi menghadapi kehidupan masing-masing. Sisihkan waktu untuk saling berbagi dan bicara dari hati ke hati tentang apa yang telah dialami. Inilah cara terampuh untuk bisa saling memahami satu dengan yang lain.

Kondisikan bahwa anda tidak sendirian.
Setelah berpisah jarak dengannya bukan berarti Anda kini sendirian. Masih ada teman, sahabat, keluarga dan saudara yang mengelilingi Anda. Jika Anda butuh teman berbagi cerita, mereka pasti siap menjadi pendengar setia Anda. Tunggu apalagi..segera temui mereka dan jangan biarkan rindu Anda padanya mengaduk-aduk perasaan Anda lagi.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar